https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3dJfzsHrOGYXhTIt3i4RaDwjJznfXlA7557aRXUI0oSZUxn2jNSQsUjaCesyCybgmkIEiT3juiai8uk1yUPT9yUDxSIe-jNRacuCd0Hyoxmfl80zOLaxPzwvsokuaA0IarSxXZiH4RR45/s1600/Logo+Kemenag+Kabupaten+Karimun+Yang+Kecil.png KUA Kec. Pulokulon Kab. Grobogan melayani sepenuh hati ##

November 22, 2022
1

 

Anekdot Kisah nyata, disalah satu pondok pesantren telah mewajibkan ngaji bareng bersama Romo kyai, tepatnya sore hari setelah ashar, semua santri dari kalangan santri senior sampai yang paling yunior. Ada santri sebut saja kang Ndo, ini Nama samaran dari propinsi Jawa tengah. kang Ndo punya kebiasaan unik, pendiam, dan suka memberi makan semut dengan di beri roti. Orangnya terbilang tampan, kulit bersih dan kelihatan berwibawa, sayangnya untuk masalah keilmuan, terbilang standar minimalis, maklum manusia memang gak bisa sempurna. Sudah cocok kali ya, cakep agak kurang pintar, cantik agak banyak bicaranya, kurang tampan tapi pandai, kurang cantik, tapi berprestasi itulah hukum alam, itulah kebesaran Tuhan.

Kang Ndo suatu hari juga ikut ngaji bareng bersama para santri lainya, karena kegiatan wajib. Sore itu Romo kyai menerangkan larangan bagi orang yang baru melaksanakan ibadah haji sebelum tahallul, yakni tidak berkumpul istri, memakai pakaian berjahit bagi laki, dan larangan- larangan lainya, Termasuk membunuh binatang, apabila membunuhnya dengan sengaja maka akan dikenakan dam yaitu membayar denda seekor kambing.

Seperti biasa kang Ndo melakukan aktivitas kebiasaannya, sholat belajar, musyawarah dan tentunya memberi makan semut.

Pada sore hari tidak lupa untuk ikut mengaji dengan Romo kyai,

Ngaji sudah di mulai, dipertengahan ngaji tiba_tiba kang Ndo gelangsatan, dan tidak sadarkan diri, kyai dan para santri pada bingung, kegiatan ngaji di akhiri dan mencoba menyadarkan kang Ndo, Alhamdulillah kang Ndo sadar. Selang beberapa hari ada santri yang tanya perihal kejadian kemaren.

Kang santri: "kang Ndo, kemaren kenapa kok bisa pingsan, belum makan ya, atau gak enak badan, ungkap nya"

Kang Ndo: "gak kang, saya sehat, beras dan uang saya juga masih banyak "

Kang santri, tambah penasaran"kok bisa pingsan", sambil terus mendesak kang Ndo akhirnya kang Ndo cerita.

Kang Ndo: 'jadi gini kang, saya takut bayar denda"

Kang santri, tambah penasaran, emangnya kamu mencuri, timpalnya

Kang Ndo, "gak kang, jadi Mbah kyai kemaren kan menyampaikan, kalau membunuh binatang dengan sengaja, disuruh bayar dam seekor kambing"

Kang santri; "lak terus apa hubungannya, dengan kamu pingsan" cetusnya 

Kang Ndo; "lak anu.. anu saya itu, di makan semut, karena saya takut bayar denda ya saya biarkan makan anu, tak tahan tahanin, e malah saya pingsan"

Kang santri; "kang Ndo kang Ndo, yang di denda itu ketika waktu haji, kalau gak haji ya gak di denda", sambil usap usap jidat, dan geleng-geleng kepala.

Kang Ndo, diem aja


Cerita ini hanya fiktif, mohon maaf apabila ada kesamaan nama dan kisahnya, admin hanya mengajak supaya kita belajar yang sungguh sungguh, jangan sampai salah persepsi, terima kasih 


1 Jumlah Komentar:

Silahkan yang ingin tanya, tulis di kolom komentar, kami siap melayani anda.
JAM KERJA PELAYANAN
Senin -Kamis : 07:30 -16:00 WIB
Jum'at : 07:30-16:30 WIB
Wa.me/085713742821